a. Ingin Melenyapkan Kemarahan – Apabila marahkan
seseorang, dilepaskan dengan menceritakan keburukan atau kelemahan orang yang
dimarahi atau didendami. Jadi dia mengumpat mengata yang bukan-bukan. Punca di
sini ialah kemarahan serta dendam dalam hati.
b. Kemegahan Diri – Dia ingin disifatkan
dirinya lebih tinggi martabat, lebih megah, dan lebih mulia dari orang yang
diumpati dengan menyebut kejelekan orang tersebut.
c. Dengki – Iri hati melihat orang
yang selalu dipuji dan dimuliakan. Jadi dia mencari jalan atau mengambil
peluang atas kelemahan dan keburukan orang tersebut, agar orang itu tidak
lagi dipuji atau dimuliakan.
